Mensos Risma Berencana Buat Aturan Perlindungan Sosial Penyandang Disabilitas Berat

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan akan melakukan kolaborasi dengan Kantor Staf Presiden dalam upaya perlindungan penyandang disabilitas di Indonesia, salah satunya bantuan bagi penyandang disabilitas berat. Risma berencana membuat aturan untuk melindungi para penyandang disabilitas berat. "Ke depan kita akan siapkan membuat aturan untuk bisa memperhatikan penyandang disabilitas berat.

Bukan hanya sekedar mendapatkan bantuan sosial tetapi keluarganya bisa diringankan bebannya untuk kebutuhan lain di luar kebutuhan pokok seperti makanan," kata Risma di Kantor Kemensos, Jln Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/9/2021). Sementara untuk membantu anak anak yang mengalami hilang pendengaran, Risma berencana membuat modul bagi orang tua untuk melatih anak anak mereka bicara. Selain itu bagi penyandang disabilitas yang masih produktif, Kementerian Sosial akan siapkan mereka akses penghidupan layak misalnya dengan alat alat bantu yang sudah buat di Kemensos.

"Kita akan membuat modul supaya mereka bisa bicara, karena selama ini mereka tidak mendengar. Kita akan siapkan modul Kita akan bekerja sama dengan mbak Angkie, Staf Kepresidan," tutur Risma. "Semua ini diharapkan ke depannya mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri," kata Risma. Kemensos, kata Risma, telah menyiapkan peralatan untuk membantu para disabilitas menjalankan kegiatan.

"Kita siapkan penyandang disabilitas yang normal bisa akses kehidupan yang normal. Meskipun kita fasilitasi alat alat seperti yang sudah kita buat di Kemensos," pungkas Risma.

Leave a Reply

Your email address will not be published.